MENSYUKURI NIKMAT ALLAH

Ditulis Oleh: Abu Uwais Musaddad

Syukur nikmat itu merupakan sebab hadirnya dua kenikmatan berikutnya, PERTAMA adalah tetapnya nikmat tersebut, dan KEDUA adalah keberkahan atas nikmat tadi. Seseorang yang mengkufuri nikmat Allah maka akan menjadi sebab lenyapnya nikmat tersebut, pun seandainya nikmat tersebut tidak lenyap maka bisa jadi keberkahannya yang hilang.

Ketahuilah! Semoga Allah merahmati kita. Tidak setiap orang yang kufur nikmat dibalas oleh Allah dengan lenyapnya nikmat tersebut, bisa jadi tetap Allah biarkan nikmat-Nya namun sebagai sebab siksaan bagi mereka yang tidak bersyukur. Allah berfirman:

وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ وَلَئِن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٞ ٧

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, TETAPI JIKA KAMU MENGINGKARI (NIKMAT-KU), MAKA PASTI AZAB-KU SANGAT BERAT”. (Surat Ibrahim: 07).

Dan di antara bentuk mensyukuri nikmat Allah juga adalah dengan memberi manfaat orang lain dengan nikmat tersebut dan tidak menyakiti orang lain dengan nikmat tersebut. Allahu A`lam.

|Kotaraya, Sulawesi Tengah. Senin 09 Syawal 1441 H/ 01 Juni 2020 M.

(Artikel Ini Pernah Dimuat Dalam Akun Facebook Abu Uwais Musaddad Pada Status No. 1294).

Silahkan Dukung Dakwah Pesantren Minhajussunnah Al-Islamiy Desa Kotaraya Sulawesi Tengah Dengan Menjadi DONATUR.

REKENING DONASI: BRI. KCP. KOTARAYA 1076-0100-2269-535 a.n. PONPES MINHAJUSSUNNAH KOTARAYA, Konfirmasi ke nomer HP/WA 085291926000

PROPOSAL SINGKAT DI http://minhajussunnah.or.id/santri/proposal-singkat-program-dakwah-dan-pesantren-minhajussunnah-al-islamiy-kotaraya-sulawesi-tengah/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: