PROGRAM TAHFIDZUL QUR’AN 30 JUZ

PROGRAM TAHFIDZUL QUR’AN 30 JUZ

Program Tahfidzul Qur’an ini adalah berawal dari keprihatinan terhadap masyarakat yang kurang mampu untuk membiayai anaknya ke pesantren yang mesti menempuh perjalanan safar panjang ditambah beban biaya yang melangit, sehingga kami berusaha agar masyarakat setempat –utamanya- bisa merasakan bagaimana nikmatnya menjaga wahyu Allah dengan menghafal Al-Qur’an di lingkungan yang SEDERHANA, BERKUALITAS, dan NYUNNAH. Tentu juga dibarengi dan pelajaran yang lain semisal: Aqidah, Bahasa Arab, Adab dan Fiqih. Bahkan akan kami usahakan adanya pelajaran ekstra berupa kursus menjahit untuk putri dan kursus komputer untuk putra.

Program tahfidzul qur’an ini kami targetkan santri mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 Juz selama 2 tahun, lalu ditambah murojaah (mengulang-ulang hafalan) sambil pengabdian selama 1 tahun sehingga lama nyantri berdurasi 3 tahun dengan mendapat ijazah pesantren.

Hampir seluruh biaya pesantren ditanggung oleh Ma`had, mulai dari sewa asrama, listrik dan air, lemari dan kasur, sampai biaya pndidikan (gaji pengajar) pun ditanggung oleh Ma`had. Hanya saja kami belum mampu untuk menanggung biaya konsumsi (makan 3 kali dalam sehari), sehingga kami masih memberlakukan adanya biaya makan ditanggung wali santri.

Untuk menunjang berjayanya Ma`had, kami sengaja menawarkan infaq bagi wali santri yang hendak menitipkan anaknya di Ma`had kami agar menginfaqkan satu ekor kambing atau diuangkan sejumlah 900.000 ribu saja. Kambing tersebut kami kelola agar bisa beternak menjadi banyak dan berkembang sehingga bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan Ma`had. Toh sudah maklum bagi kita bahwa biaya pengeluaran Ma`had itu tidaklah sejumput saja, namun bisa sampai berlipat-lipat uang kertas.

Setelah santri lulus dari PONPES MINHAJUSSUNNAH AL-ISLAMIY KOTARAYA, In Syaa’allah santri sudah membawa pulang aqiidah yang lurus, adab yang baik, hafalan Al-Qur’an, memahami agama ini dengan benar sebagaimana pemahaman para sahabat Nabi, serta siap berdakwah sesuai kemampuannya.

Saat ini jumlah santri program tahfidz putri (Muslimah Dewasa) berjumlah 8 santri. Mereka datang dari berbagai tempat khususnya wilayah Sulawesi Tengah, seperti Tolitoli, Mamuju, Poso, dan lainnya. (Tulisan Ini Diperbarui Hari Selasa 14 Jumaadal Uulaa 1440 H/20 Januari 2019 M).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: